MULTIMEDIA
DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
(Rosalia
Made Veny Nidia Sari/ 141414038)
Menurut Mc. Comick (1996), multimedia merupakan gabungan
dari tiga buah elemen penting yang ada di dalamnya yaitu suara, tulisan, dan
gambar. Jadi secara umum multimedia dapat diartikan sebagai
penggunaan beberapa media yang berbeda untuk
menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik,
animasi, dan video. Multimedia terbagi menjadi dua kategori, yaitu:
· Multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi
dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia
ini berjalan sekuensial (berurutan), contohnya: TV dan film.
· Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi
dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna
dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia
interaktif adalah: multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dan
sebagainya.
Multimedia
memiliki banyak manfaat dalam semua bidang kehidupan manusia, salah satu contohnya
yaitu pada bidang pendidikan. Multimedia sangat membantu dalam dunia pendidikan
dikarenakan multimedia sebagai alat untuk menyampaikan isi pelajaran
dengan canggih dan berkesan, multimedia dapat menampilkan dan memberikan
pengetahuan secara teks maupun gambar animasi tentang objek-objek yang
sulit kepada siswa, dan sebagainya. Dalam proses pembelajaran, media
memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima
(siswa). Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima
dan mengolah informasi guna mencapai tujuan pembelajaran.
Pembelajaran matematika di kelas cukup mempengaruhi tingkat
pemahaman dan penguasaan siswa tentang matematika. Hal inilah yang mengharuskan
pembelajaran matematika harus dikemas semenarik mungkin, salah satunya dalam
penyampaian materi matematika. Penggunaan multimedia dalam pembelajaran
matematika tentunya menjadi alternatif wajib yang harus dikuasai oleh para
calon guru matematika, sehingga dalam pembelajarannya tidak terkesan monoton dan
membosankan. Berikut peranan multimedia dalam pembelajaran matematika:
· Pembelajaran matematika menjadi
lebih inovatif
Paradigma pembelajaran matematika
yang terbiasa dengan angka, rumus, PR, dan latihan soal yang menjemukan tentu
harus diubah menjadi pembelajaran matematika membuat fun dan enjoy.
Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan multimedia dalam menyampaikan materi
yang diselingi berbagai hal unik dari media yang ada. Sebagai contohnya adalah
ketika kita ingin menjelaskan materi tentang peluang. Dengan bantuan laptop dan
LCD kita bisa menampilkan intermezzo gambar tiga kaos dan dua celana
dengan warna yang berbeda dan siswa bisa diajak berpikir tentang berapa
kombinasi yang mungkin untuk memakai kostum tersebut. Jadi dengan adanya
teknologi pembelajaran matematika lebih inovatif dan membuat siswa mampu
memanifestasikan dalam dunia real yang tak terbatas pada simbol matematika
semata.
· Pembelajaran
audio visual lebih efektif
Matematika yang
didominasi dengan angka, rumus, bagan, dan grafik sering membuat siswa sulit
menerima materi yang disampaikan guru. Tetapi hal ini dapat diatasi jika guru
mampu memberi warna yang berbeda dalam penyampainnya, baik sajian audio maupun
visualnya. Disinilah peran kecanggihan teknologi yang dapat membantu
pembelajaran matematika lebih cepat dipahami oleh siswa. Hal ini bisa
diterapkan di kelas untuk menjelaskan materi disertai gambar atau grafik yang
bisa dibuat secara langsung lewat program tertentu diiringi sound atau musik
yang bisa bermanfaat bagi siwa dalam menyerap materi yang disampaikan.
· Siswa
lebih tertarik
Pembelajaran
matematika dengan multimedia, dapat membuat siswa lebih tertarik dalam
mendalami materi maupun hal-hal lain terkait dengan materi yang dimpaikan. Para
siswa tentu tidak akan jumud dengan buku sumber dari guru semata, tetapi bisa
menggali secara luas dari media internet. Dimana kita tahu bahwa di internet
tentunya memberikan berjuta-juta informasi tentang matematika serta aplikasinya
dalam berbagai bidang kehidupan baik agama, sosial, ekonomi, politik, budaya,
dan lain sebagainya
· Matematika
tidak terkesan menjenuhkan
Matematika dengan
menggunakan alat bantu seperti multimedia, dapat membuat pembelajaran
matematika tidak menjenuhkan. Banyak program komputer yang bisa menunjang
proses pembelajaran matematika seperti SPSS untuk memudahkan dalam statistika,
Mathlab dalam pembuatan grafik trigonometri, maupun program lain yang berkaitan
dengan materi matematika. Program latihan dan praktik bisa digunakan dalam
pembelajaran di kelas. Program ini menyajikan masalah, dan siswa merespons
dengan cara memilih di antara respons-respons yang tersedia. Program latihan
dan praktik ini digunakan dalam pembelajaran dengan asumsi bahwa suatu konsep,
aturan atau kaidah atau prosedur telah diajarkan kepada siswa. Program ini
menuntun siswa dengan serangkaian contoh untuk meningkatkan kemahiran
menggunakan keterampilan, namun harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan
siswa dan kebutuhan pembelajaran. Program latihan dan praktik ini dapat
digunakan secara berulang-ulang demi untuk pengembangan keterampilan, mengingat
atau menghafal fakta. Hal semacam ini yang dapat memberikan penguatan (reinforcement) kepada siswa secara
konstan sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
· Menguji
kreatifitas guru dalam pembelajaran matematika
Manfaat terpenting
yang diperoleh dari pembelajaran matematika dengan menggunakan multimedia adalah
para guru matematika akan semakin kreatif dalam mengemas dan menyajikan
matematika menjadi sesuatu hal yang menyenangkan bagi para siswanya. Dan hal
inilah yang menjadi PR besar bagi kita selaku mahasiswa pendidikan matematika
untuk memulai menekuninya dengan high
spirit agar kelak memiliki soft skill
dalam pembelajaran matematika.
Referensi:
https://matematikehidupan.wordpress.com/2013/04/30/manfaat-pembelajaran-matematika-dengan-media-tik/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar